Antusias Santri Babussalam Belajar Manajemen Organisasi, Tiga Penanya Raih Apresiasi

Foto Suraji, M.Pd. bersama santri

 

Babussalam Socah – Semangat belajar dan antusiasme santri Pondok Pesantren Babussalam Socah tampak begitu tinggi dalam kegiatan pembinaan bertajuk belajar manajemen organisasi bersama Bapak Suradji, M.Pd. Mengusung tema “Menjadi Pelajar Muhammadiyah yang Cerdas, Berkarakter, dan Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi santri untuk memperkuat wawasan kepemimpinan dan pengelolaan organisasi.

Dalam penyampaiannya, Suradji, M.Pd. menekankan bahwa seorang pelajar Muhammadiyah harus mampu menjadi pribadi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan semangat berkemajuan. Manajemen organisasi, menurut beliau, menjadi salah satu bekal penting dalam membentuk pribadi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Materi yang disampaikan mendapat sambutan hangat dari para santri Babussalam. Suasana forum berlangsung hidup dengan banyaknya pertanyaan yang menunjukkan rasa ingin tahu dan pemikiran kritis dari peserta.

Di akhir sesi, terdapat tiga pertanyaan yang berhasil mencuri perhatian pemateri hingga mendapat apresiasi khusus. Pertanyaan pertama datang dari Alifah, yang menanyakan tentang pentingnya guru pendamping bagi anak berkebutuhan khusus sebagai bentuk dukungan dalam proses belajar. Pertanyaan tersebut dinilai sangat reflektif dan menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan inklusif.

Pertanyaan kedua diajukan oleh Rizal, yang bertanya tentang bagaimana cara belajar efektif selain hanya membaca dan mendengarkan. Hal ini menjadi perhatian karena menyentuh strategi belajar yang relevan bagi pelajar masa kini.

Sementara itu, sesi ditutup dengan pertanyaan dari Zafif yang turut menambah semarak diskusi dan memperkaya wawasan peserta.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian, kualitas pertanyaan, dan pemikiran kritis yang ditunjukkan, ketiga santri tersebut mendapatkan hadiah langsung dari pemateri. Apresiasi ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus aktif, berani bertanya, dan mengembangkan pola pikir yang lebih luas.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa santri Babussalam terus didorong untuk tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berkarakter, dan berkemajuan, selaras dengan nilai-nilai pendidikan Muhammadiyah.

Bagikan Postingan Ini :

Leave a Reply