Foto kajian ilmiah
Socah — Suasana Masjid Babussalam Socah tadi malam dipenuhi jamaah yang antusias mengikuti kajian spesial bersama Prof. Dr. Maksum Radji, seorang pakar mikrobiologi dari Universitas Indonesia. Tema yang diangkat dalam kajian ini sangat relevan dan mendesak, yakni: “Bahaya Mikroplastik terhadap Lingkungan dan Kesehatan”.
Dalam penyampaiannya, Prof. Maksum menjelaskan bahwa mikroplastik — partikel plastik berukuran sangat kecil — kini telah menjadi ancaman serius bagi ekosistem bumi dan kesehatan manusia. “Mikroplastik ditemukan di laut, sungai, tanah, udara, bahkan dalam makanan dan air minum kita. Ini bukan sekadar isu lingkungan, tapi sudah menyentuh aspek biologis dan medis,” jelas beliau.
Dari perspektif kesehatan, Prof. Maksum menyoroti potensi bahaya mikroplastik yang dapat memicu inflamasi, hingga risiko gagal jantung. Ia juga menyampaikan hasil riset terbaru yang menunjukkan adanya partikel mikroplastik dalam jaringan tubuh manusia, termasuk darah dan plasenta, dalam ukuran bahkan lebih kecil lagi-nanopartikel, sebuah temuan yang sangat mengkhawatirkan.
Tak hanya secara ilmiah, Prof. Maksum juga mengaitkan isu ini dengan ajaran Islam. Beliau mengingatkan pentingnya menjaga bumi sebagai amanah dari Allah SWT. “Allah berfirman dalam Surah Al-A’raf ayat 56: ‘Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya’.
Kajian ditutup dengan sesi tanya jawab yang dinamis, mencerminkan kepedulian jamaah terhadap isu mikroplastik yang kian mengkhawatirkan. Banyak yang terinspirasi untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan lebih selektif dalam memilih produk sehari-hari.
Kajian malam itu bukan sekadar menambah wawasan, tapi juga menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab sebagai khalifah di bumi.





