Cerita di Backstage The Art and Culture Performance Pondok Pesantren Babussalam Socah

Mudir Pondok Babussalam Socah

 

Selain menampilkan beragam pertunjukan seni di atas panggung, Pagelaran Seni Santri Pondok Pesantren Babussalam Socah juga menyimpan banyak pelajaran berharga yang terjadi di balik layar. Proses persiapan hingga pelaksanaan acara menjadi ruang belajar nyata bagi para santri, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan keterampilan hidup.

Melalui keterlibatan langsung dalam seluruh rangkaian kegiatan, santri belajar tentang kepemimpinan, kerja sama tim (teamwork), serta kedewasaan dalam menerima dan menghargai pendapat orang lain. Mereka juga dilatih untuk mengatasi berbagai permasalahan yang muncul selama proses persiapan, mulai dari perbedaan pandangan hingga kendala teknis yang harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Yang paling penting dari pagelaran ini bukan hanya apa yang terlihat di atas panggung, tetapi proses yang dilalui santri di belakang layar. Di sanalah mereka belajar memimpin, bekerja dalam tim, menerima pendapat orang lain, dan menyelesaikan masalah dengan dewasa,” ujar Ustadz Abdillah Safa, M.Si, Mudir Ma’had Babussalam Socah.

Ia menambahkan bahwa santri juga didorong untuk mengembangkan ide-ide kreatif serta mengasah berbagai soft skill yang sangat dibutuhkan di masa depan. “Mulai dari penataan panggung, sound system, properti, hingga kostum, semuanya dipersiapkan oleh santri. Proses ini melatih mereka berpikir kritis, bertanggung jawab, dan memahami budaya kerja yang sistematis,” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga karena santri tidak hanya tampil sebagai pengisi acara, tetapi juga sebagai pelaku utama di balik suksesnya sebuah perhelatan besar. “Pagelaran seni ini kami rancang sebagai media pembelajaran kontekstual untuk membangun karakter, kreativitas, dan kemandirian santri,” pungkasnya.

Bagikan Postingan Ini :

Leave a Reply